Aceh Jaya – Tiga penambang emas tradisional dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsor di kawasan penambangan emas yang berada di area perkebunan kelapa sawit milik PT TPP3, Gampong Crak Mong, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa, (16/06/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga korban diketahui merupakan warga Kabupaten Aceh Jaya yang sedang melakukan aktivitas penambangan emas secara tradisional saat musibah terjadi.
Longsor diduga terjadi ketika material tanah di sekitar area galian tambang runtuh secara tiba-tiba dan menimbun lokasi tempat para korban bekerja. Akibatnya, para penambang tidak sempat menyelamatkan diri dari timbunan tanah.
Menerima informasi kejadian tersebut, warga bersama tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi medan yang terjal serta rawan terjadi longsor susulan.
Sejumlah alat bantu dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian korban yang tertimbun material tanah. Setelah dilakukan upaya evakuasi, ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap para korban masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang. Sementara itu, penyebab pasti longsor masih dalam proses penyelidikan dan pendataan oleh instansi terkait.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas penambangan emas tradisional, terutama pada lokasi yang memiliki kontur tanah labil dan minim standar keselamatan kerja.





