KKN-PPM Unimal Kelompok 19 Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM di Gampong Binjee

Aceh Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh Kelompok 19 melaksanakan program pemberdayaan ekonomi dan penguatan UMKM di Gampong Binjee, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, guna meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal, Selasa (4/8/2026).

Program yang mengusung tema “Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM Gampong Menuju Masyarakat Sejahtera” tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa Kelompok 19 menjalankan berbagai program, di antaranya pendataan dan pemetaan potensi UMKM, pendampingan pelaku usaha mikro, sosialisasi pentingnya legalitas usaha, pelatihan pemasaran digital, pengembangan kemasan produk, serta edukasi strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Mahasiswa juga menerapkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemerintah gampong, pelaku UMKM, kelompok PKK, pemuda, dan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Kelompok 19 mengatakan tema pemberdayaan ekonomi dipilih karena sesuai dengan potensi yang dimiliki Gampong Binjee. Menurutnya, banyak usaha masyarakat yang memiliki peluang berkembang apabila memperoleh pendampingan dalam aspek manajemen usaha, inovasi produk, dan pemasaran.

“Kami berharap program yang kami laksanakan tidak hanya menjadi kegiatan selama KKN berlangsung, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Pendampingan kepada UMKM merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan daya saing produk lokal sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Keuchik Gampong Binjee mengapresiasi kontribusi mahasiswa Universitas Malikussaleh yang menghadirkan berbagai program sesuai kebutuhan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan wawasan baru mengenai pengembangan usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta pentingnya meningkatkan kualitas produk lokal agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Selain fokus pada pemberdayaan ekonomi, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 19 juga aktif mengikuti berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti gotong royong, kegiatan keagamaan, edukasi bagi anak-anak, serta membantu pelaksanaan kegiatan sosial di tingkat gampong. Kehadiran mahasiswa diharapkan semakin memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM Universitas Malikussaleh berharap seluruh program yang telah dirancang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan ilmiah, kolaboratif, dan inovatif.

Program KKN-PPM Universitas Malikussaleh menjadi salah satu bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan. Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah gampong, dan masyarakat, program tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan serta mewujudkan masyarakat yang mandiri, produktif, berdaya saing, dan sejahtera.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *