ACEH JAYA – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Aceh Jaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 dengan menggelar upacara dan berbagai kegiatan sosial di Pantai Ujong Pusong, Aceh Jaya, yang diikuti sekitar 150 peserta dari kalangan anggota PWRI bersama unsur pemerintah dan sejumlah mitra. Kamis, (13/08/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya yang diwakili Asisten III, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), lembaga keistimewaan Aceh, Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait, Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia (BSI), BPJS, serta Imam Masjid Baitul Izzah.
Peringatan HUT PWRI tahun ini dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan bagi peserta yang dilayani oleh tim Laboratorium Riset Meulaboh dan Laboratorium Dinas Kesehatan Aceh Jaya. Selain itu, peserta juga mendapatkan penyuluhan mengenai kesehatan lanjut usia serta mengikuti kuis berhadiah yang digelar bersama Bank Aceh Syariah.
Ketua PWRI Kabupaten Aceh Jaya, Azhar, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa berbagai kegiatan PWRI di bidang sosial dan keagamaan selama ini telah berjalan dengan baik. Ia menegaskan, para anggota PWRI tetap berupaya memberikan pengabdian meskipun telah memasuki masa purnabakti.
Ia mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, memperkuat pemberdayaan ekonomi, serta menjaga kesehatan.
Azhar juga berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya terhadap program pemberdayaan ekonomi PWRI terus ditingkatkan, khususnya melalui sektor perkebunan yang menjadi salah satu program jangka panjang organisasi tersebut.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Aceh Jaya Safwandi yang disampaikan oleh Asisten III, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota PWRI yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun.
Menurutnya, kemajuan birokrasi dan pembangunan yang dicapai Aceh Jaya saat ini tidak terlepas dari kontribusi para anggota PWRI yang sebelumnya telah menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintahan.
Bupati berharap PWRI dapat terus memberikan kontribusi dalam pembangunan Aceh Jaya sekaligus menjadi sumber pengalaman dan keteladanan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang masih aktif.
Asisten III yang mewakili Bupati Aceh Jaya juga menyampaikan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan Ketua PWRI, khususnya terkait pemberdayaan ekonomi, akan diteruskan kepada Bupati untuk menjadi bahan perhatian pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan makan siang bersama. Para peserta menikmati hidangan kuah belangong dan ikan bakar yang dimasak secara bersama-sama oleh anggota PWRI dan keluarga di lokasi kegiatan.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi momentum memperingati HUT PWRI, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarsesama anggota serta menjaga semangat pengabdian para purnabakti di tengah masyarakat.





