Masyarakat Resah, Pencurian Meteran PDAM Marak Terjadi di Banda Aceh

Banda Aceh – Masyarakat Kota Banda Aceh mengaku resah dengan maraknya kasus pencurian meteran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang kembali terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Aksi pencurian tersebut bahkan terekam kamera pengawas (CCTV) dan beredar luas di media sosial, sehingga memicu kekhawatiran warga, Kamis, (08/01/2026).

Sejumlah warga menyebutkan, pencurian meteran PDAM tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga berdampak langsung pada terganggunya distribusi air bersih ke rumah-rumah warga. Dalam beberapa kasus, warga terpaksa tidak mendapatkan pasokan air akibat meteran yang dicuri oleh pelaku.

Bacaan Lainnya

“Sudah sangat meresahkan. Selain harus mengganti meteran dengan biaya sendiri, kami juga tidak bisa menikmati air bersih. Ini sangat merugikan masyarakat,” ujar salah seorang warga Banda Aceh.

Warga menilai aksi pencurian tersebut diduga dilakukan secara terorganisir dan kerap terjadi pada malam hari atau saat rumah dalam keadaan kosong. Beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian meteran PDAM semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat akan lemahnya rasa aman di lingkungan permukiman.

Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian, untuk segera mengambil langkah tegas guna mengungkap dan menindak para pelaku pencurian meteran PDAM yang dinilai sudah sangat meresahkan.

“Kami berharap polisi serius menindak kasus ini. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan dan pelaku merasa bebas beraksi,” kata warga lainnya.

Masyarakat juga mengimbau sesama warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga lingkungan, serta berharap adanya patroli rutin guna mencegah terulangnya aksi pencurian serupa di Banda Aceh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *