Aceh Jaya – Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Muda Seudang Kabupaten Aceh Jaya periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Muda Seudang, Agam Nur Muhajir, dalam prosesi yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor DPW Partai Aceh Aceh Jaya, Sabtu, (21/02/2026).
Pelantikan tersebut tidak hanya diisi dengan prosesi pengukuhan pengurus, tetapi juga dirangkaikan dengan tausiah serta buka puasa bersama. Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPW Partai Aceh Aceh Jaya Azhar Abdurrahman, perwakilan Bupati Aceh Jaya Muhammad Milsa, Ketua DPRK Aceh Jaya Musliadi Z., serta jajaran pengurus Muda Seudang tingkat provinsi.
Ketua DPW Muda Seudang Aceh Jaya yang baru dilantik, Muhammad Azra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar dalam membangun kekuatan organisasi kepemudaan Partai Aceh di daerah.
Azra menyebutkan, salah satu fokus utama kepengurusannya adalah memperluas struktur organisasi hingga tingkat sagoe di seluruh kecamatan di Aceh Jaya agar konsolidasi kader berjalan lebih efektif.
Menurutnya, penguatan organisasi di tingkat akar rumput penting untuk memastikan Muda Seudang mampu berperan sebagai wadah pembinaan kader sekaligus ruang kaderisasi politik generasi muda.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Muda Seudang Agam Nur Muhajir menegaskan bahwa organisasi sayap Partai Aceh tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat basis politik partai, termasuk menjaga konsistensi perjuangan kader di tingkat legislatif maupun eksekutif.
Ia juga mengingatkan bahwa Muda Seudang memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal implementasi MoU Helsinki serta Undang-Undang Pemerintahan Aceh sebagai fondasi politik Aceh pascakonflik.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW Partai Aceh Aceh Jaya Azhar Abdurrahman menekankan pentingnya konsolidasi dan komitmen kader. Ia mengingatkan bahwa organisasi sayap partai harus menjadi ruang pembinaan kader yang loyal dan tidak mudah berpindah kepentingan politik.
Menurutnya, dinamika politik saat ini menuntut organisasi untuk membangun kekuatan internal yang mandiri agar mampu bertahan dalam persaingan politik yang semakin kompetitif.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan semangat generasi muda Aceh Jaya dalam memperkuat organisasi sekaligus menyiapkan kader masa depan Partai Aceh di tingkat daerah.





