Presma Terpilih UIN SUNA Fauzan Azima Pimpin Ibadah Ramadhan di Tenda Pengungsian

Aceh Utara – Presiden Mahasiswa (Presma) terpilih UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Fauzan Azima, memimpin rangkaian ibadah Ramadhan bersama para korban banjir di tenda pengungsian Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Sabtu, (07/03/2026).

Kegiatan yang digagas oleh organisasi mahasiswa (ORMAWA) UIN SUNA tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.

Mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus turut hadir untuk berbagi kebersamaan dengan para pengungsi di bulan suci Ramadhan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama (iftar) yang diikuti para pengungsi, relawan, serta mahasiswa. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di bawah tenda pengungsian ketika mahasiswa dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa.

Setelah berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Maghrib dan Isya serta doa bersama yang dipimpin langsung oleh Presma terpilih UIN SUNA, Fauzan Azima. Meski dilaksanakan dengan fasilitas sederhana di tenda pengungsian, para pengungsi tetap mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Dalam keterangannya, Fauzan Azima menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah para pengungsi tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan serta penguatan spiritual bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Ramadhan adalah bulan kepedulian dan kebersamaan. Kehadiran ORMAWA UIN SUNA di tenda pengungsian ini diharapkan dapat memberikan semangat dan menghadirkan sedikit kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” ujar Fauzan.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti kekompakan organisasi kemahasiswaan UIN SUNA dari tingkat universitas hingga fakultas yang bersatu dalam aksi kemanusiaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir di ruang akademik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Semoga kebersamaan ini dapat menguatkan kita semua,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap dapat memberikan dukungan moril kepada para pengungsi sekaligus mempererat nilai solidaritas, kepedulian sosial, dan ukhuwah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi bencana banjir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *