Lhokseumawe – Presiden Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Fauzan Azima, mendesak Pemerintah Kota Lhokseumawe segera memperbaiki jalan rusak dan mengatasi banyaknya lampu jalan yang tidak berfungsi. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pimpinan DPRK Kota Lhokseumawe di Kantor DPRK Lhokseumawe, Kamis (30/04/2026) pukul 15.00 WIB.
Dalam forum tersebut, Fauzan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh lagi mengabaikan keluhan masyarakat yang terus berulang. Ia menilai kondisi jalan rusak di sejumlah titik serta minimnya penerangan jalan umum telah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga.
Menurutnya, masyarakat setiap hari menghadapi risiko kecelakaan, terutama pada malam hari ketika kondisi jalan gelap dan kerusakan aspal belum diperbaiki.
“Dalam RDP bersama pimpinan DPRK kemarin saya sudah sampaikan dengan tegas, jalan rusak dan lampu jalan mati bukan persoalan kecil. Ini menyangkut keselamatan rakyat. Pemerintah harus segera bergerak, bukan sekadar mendengar lalu diam,” tegas Fauzan Azima.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa persoalan tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat, namun penanganannya dinilai lambat dan tidak merata di berbagai wilayah.
Ia juga mengingatkan, apabila persoalan dasar seperti infrastruktur dan penerangan tidak mampu diselesaikan dengan baik, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan terus menurun.
Mahasiswa melalui forum tersebut mendesak Wali Kota dan instansi terkait untuk segera mempublikasikan langkah konkret, termasuk jadwal perbaikan dan titik prioritas penanganan. Ia menegaskan, apabila hasil RDP hanya menjadi formalitas tanpa tindak lanjut nyata, maka forum tersebut tidak akan memberikan manfaat bagi masyarakat.





