Aceh Besar – Seorang remaja bernama Ahmad Furqan (17), asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Krueng, Desa Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu, (18/01/2026).
Korban diketahui tenggelam saat mandi laut bersama teman-temannya pada Sabtu, (17/01/2026). Berdasarkan keterangan saksi, Ahmad Furqan merupakan bagian dari rombongan pesantren SMAIT Al-Arabiyah yang berkunjung ke kawasan pantai tersebut untuk kegiatan rekreasi sejak pukul 09.00 WIB.
Saat mandi di laut, korban dilaporkan berenang terlalu jauh dari bibir pantai. Dewan guru yang melakukan pengawasan sempat memanggil korban agar kembali ke tepian, namun sebelum berhasil ditolong, korban terseret arus dan menghilang.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan korban dilaporkan hilang sekitar pukul 14.00 WIB. “Benar, sekitar pukul 14.00 WIB korban bersama temannya mandi di pantai, selanjutnya korban terseret arus dan tenggelam,” ujar Al Hussain.
Ia menjelaskan, laporan kejadian diterima Basarnas sekitar pukul 15.00 WIB. Tim SAR kemudian segera dikerahkan dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pencarian.
“Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran sejauh 500 meter dari Last Known Position (LKP) menggunakan satu unit LCR atau perahu karet, serta pencarian di bawah air dengan metode snorkeling,” jelasnya.
Namun pada hari pertama pencarian, korban belum berhasil ditemukan. Memasuki hari kedua operasi pencarian, Minggu (18/01/2026), tim SAR akhirnya menemukan jenazah korban.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

