Aceh Jaya — Organisasi kepemudaan Muda Seudang Aceh Jaya mengusulkan nama Saiful Bahri alias Pon Yaya sebagai calon Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
Usulan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap sosok yang dinilai memiliki rekam jejak baik serta kedekatan yang kuat dengan masyarakat.
Ketua Muda Seudang Aceh Jaya, Muhammad Azra, menyebutkan bahwa Pon Yaya dikenal sebagai figur yang mampu membawa suasana sejuk, baik di tengah masyarakat maupun di lingkungan internal DPRA.
Sikapnya yang tenang dan komunikatif dinilai menjadi modal penting dalam membangun keharmonisan antar anggota legislatif.
Selain itu, Pon Yaya juga dianggap memiliki kedekatan khusus dengan kalangan generasi muda.
Hal ini terlihat dari keterlibatannya dalam berbagai kegiatan kepemudaan serta keterbukaannya dalam menerima aspirasi anak-anak muda di Aceh.
“Kami melihat beliau sebagai sosok yang mampu merangkul semua kalangan, termasuk generasi muda,” ujar Azra, Kamis (16/4/2026).
“Kehadirannya memberikan rasa nyaman dan kesejukan, baik dalam bermasyarakat maupun dalam lingkungan kerja di DPRA,” lanjutnya.
Menurut Azra, usulan tersebut juga dilandasi oleh harapan agar DPRA ke depan dapat lebih inklusif dan harmonis.
Ia menilai dinamika yang terjadi selama ini di lembaga legislatif Aceh kerap diwarnai sikap yang kurang kondusif.
“Pon Yaya bukan sosok baru. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua DPRA, dan saat itu kondisi lembaga berjalan lebih kondusif. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang penting,” katanya.
Dengan berbagai pertimbangan itu, Muda Seudang Aceh Jaya berharap Pon Yaya dapat dipertimbangkan untuk kembali memimpin DPRA dan membawa semangat baru yang lebih sejuk, inklusif, serta mampu merangkul seluruh elemen masyarakat. (*)





