Dispora Aceh dan IPMAT Banda Aceh Gelar Kampanye Pemuda Peduli Lingkungan

Banda Aceh – Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh berkolaborasi dengan Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh melalui Teras Pemuda Leuser menyelenggarakan Kampanye Pemuda Aceh Peduli Lingkungan di Hutan Kota Banda Aceh, Kamis (14/05/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Peduli Lingkungan” sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Aceh yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, pemuda dan mahasiswa diajak untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan, menjaga kelestarian alam, serta ikut berperan dalam upaya mitigasi bencana di Aceh.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd., Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., M.P., Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.K.M., M.Kes., perwakilan Kodam Iskandar Muda, Kolonel Infanteri Andri Sagita Putra, perwakilan Polda Aceh, AKP Agus Kurniadi, Sekretaris PT PEMA, Reza Hendra, perwakilan Yayasan HAKA, Musrafiyan, perwakilan BPDAS Krueng Aceh, Zakaria Ahmad, perwakilan Jaringan Komunitas Masyarakat Adat Aceh, Zulfikar Arma, Ketua FPMPA, Ketua HMI Pertanian USK, Ketua PMGI, serta para peserta dan mahasiswa.

Kampanye lingkungan tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan acara, deklarasi Pemuda Aceh Peduli Lingkungan, penanaman pohon, penandatanganan petisi lingkungan, diskusi tematik lingkungan, hingga aksi pembersihan sampah di kawasan Hutan Kota Banda Aceh. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung penuh semangat dan mendapat partisipasi aktif dari para peserta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd., menyampaikan bahwa kolaborasi antara Dispora Aceh dan IPMAT Banda Aceh merupakan langkah positif dalam menumbuhkan kepedulian pemuda terhadap lingkungan.

“Kami dari Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena pemuda harus hadir sebagai bagian dari solusi dalam menjaga lingkungan dan mendukung pembangunan Aceh yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua IPMAT Banda Aceh, Sabaruddin, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pemuda dan mahasiswa Aceh Tenggara terhadap kondisi lingkungan, khususnya kawasan hutan yang harus terus dijaga kelestariannya.

“Kami dari IPMAT Banda Aceh bersama Teras Pemuda Leuser ingin menunjukkan bahwa pemuda dan mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal menuju agenda besar penanaman pohon yang akan dilaksanakan di Aceh Tenggara,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka agenda besar penanaman pohon yang akan dilaksanakan di Aceh Tenggara. Daerah tersebut dinilai memerlukan upaya reboisasi akibat kondisi hutan yang mengalami penggundulan cukup masif serta dampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam diskusi lingkungan, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, menekankan pentingnya mahasiswa untuk terus berproses dan tidak hanya menjalani perkuliahan sebagai rutinitas semata.

“Jika bekerja sekadar bekerja, kerbau di sawah pun bekerja. Begitu pula jika kuliah hanya sekadar kuliah tanpa berproses, maka setelah selesai kuliah masa depan bisa menjadi tidak jelas,” ujarnya.

Ia menilai mahasiswa yang tergabung dalam Teras Pemuda Leuser dan IPMAT Banda Aceh telah menunjukkan proses yang baik. Menurutnya, kepedulian pemuda dan mahasiswa terhadap lingkungan merupakan hal penting yang harus terus ditumbuhkan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol harapan agar kawasan hutan, termasuk Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Aceh Tenggara, dapat terus dijaga dan kembali lestari. Melalui kolaborasi antara Dispora Aceh, IPMAT Banda Aceh, Teras Pemuda Leuser, serta berbagai pihak terkait, gerakan pemuda peduli lingkungan diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam menjaga alam dan meminimalisir potensi bencana di masa mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *