BANDA ACEH – Dr. Tgk. Musa Alfadhil, S.Pd.I., M.A. kembali dipercaya memimpin Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Cabang Aceh Jaya untuk periode 2026–2031.
Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PC PERGUNU Aceh Jaya yang digelar di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banda Aceh, Sabtu (20/6/2026).
Konferensi Cabang tersebut berlangsung sukses dan dihadiri jajaran pengurus wilayah serta para peserta dari Aceh Jaya.
Kegiatan dibuka oleh Dewan Pakar PW PERGUNU Aceh, Dr. Jalaluddin, M.Pd., yang mewakili Ketua DPW PERGUNU Aceh.
Dalam sambutannya, Dr. Jalaluddin mengapresiasi capaian PC PERGUNU Aceh Jaya selama satu periode kepemimpinan Dr. Musa Alfadhil.
Menurutnya, organisasi tersebut berhasil menunjukkan eksistensinya melalui berbagai program di bidang pendidikan, keagamaan, dan kegiatan sosial di Kabupaten Aceh Jaya.
“PERGUNU Aceh Jaya mampu menghidupkan organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan serta masyarakat. Ke depan, kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar kesejahteraan guru meningkat dan kualitas pendidikan semakin bermutu,” ujar Dr. Jalaluddin.
Konferensi mengusung tema “Guru Unggul, Pendidikan Bermutu, Indonesia Maju”, yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.
Pemilihan ketua berlangsung dalam sidang pleno yang dipimpin Sekretaris DPW PERGUNU Aceh, Khasanda, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sidang tersebut, seluruh peserta secara bulat menetapkan kembali Dr. Musa Alfadhil sebagai Ketua PC PERGUNU Aceh Jaya periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi.
Usai penetapan, Khasanda menyampaikan optimisme terhadap masa depan PERGUNU Aceh Jaya di bawah kepemimpinan Dr. Musa Alfadhil.
Menurutnya, rekam jejak dan dedikasi Dr. Musa dalam membangun organisasi menjadi modal penting untuk membawa PERGUNU semakin maju.
Sementara itu, Dr. Musa Alfadhil menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
Ia berkomitmen menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan mengedepankan semangat kolaborasi.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan pendidikan, khususnya di Aceh Jaya.
Dengan kebersamaan dan kekompakan, kami optimistis mampu mewujudkan pendidikan yang semakin bermutu. Kepengurusan ke depan juga akan diisi oleh orang-orang yang memiliki komitmen kuat dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kesiapan PERGUNU Aceh Jaya untuk terus menjalin kerja sama dengan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta berbagai institusi lainnya dalam mendukung pembangunan pendidikan.
Dr. Musa Alfadhil dikenal sebagai akademisi dan tokoh pendidikan yang memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan Islam. Alumni Dayah Mesjid Raya Samalanga tersebut merupakan penerima beasiswa doktor dari Kementerian Agama RI di UIN Ar-Raniry.
Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua STAI PTIQ Aceh di Kabupaten Aceh Jaya sekaligus Ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta se-Aceh.
Terpilihnya kembali Dr. Musa Alfadhil menjadikannya sebagai Ketua PC PERGUNU Aceh Jaya pertama yang memimpin organisasi selama dua periode berturut-turut.
Selama ini, ia juga aktif dalam berbagai organisasi serta terlibat dalam sejumlah kegiatan pemerintahan di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Dengan pengalaman tersebut, diharapkan PERGUNU Aceh Jaya semakin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas guru dan memajukan dunia pendidikan di Aceh Jaya. (*)





