Banda Aceh — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, T. Banta Nuzullah, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Bupati Aceh Jaya, Safwandi, di Kantor Dispora Aceh pada Kamis (16/4/2026)
Pertemuan tersebut turut didampingi Kepala Sub Bagian Hukum dan Kepegawaian Dispora Aceh (Kasubbag HKU) Maszuwar ZM.
Sementara rombongan Pemerintah Aceh Jaya dipimpin langsung oleh Bupati Safwandi, didampingi Asisten I Muhammad Milsa, Kadis Parekraf Pora, Fahmi, Ketua Umum KONI Aceh Jaya, serta Ketua Harian PB PORA, Muslim HS.
Audiensi ini membahas berbagai hal strategis terkait kepastian pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke -XV, termasuk perkembangan kesiapan Aceh Jaya sebagai tuan rumah dan langkah-langkah tindak lanjut yang perlu segera dilakukan.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah rencana penyampaian pemberitahuan resmi kepada seluruh kabupaten/kota terkait perkembangan terbaru, termasuk kemungkinan adanya pergeseran jadwal PORA.
Hal ini merupakan bagian dari hasil koordinasi lanjutan, termasuk setelah dilaksanakannya pertemuan dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh.
Selain itu, ketersediaan anggaran menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.
Pembahasan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pembiayaan, baik untuk pembangunan dan penyempurnaan venue maupun pelaksanaan event secara keseluruhan.
Diharapkan seluruh kebutuhan tersebut dapat terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Perubahan (APBA-P) tahun 2026.
Kadispora Aceh, T. Banta Nuzullah, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci sukses penyelenggaraan PORA Aceh Jaya.
“PORA bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat persatuan serta meningkatkan prestasi atlet Aceh,” Ucapnya
“Oleh karena itu, kesiapan harus benar-benar matang, baik dari sisi sarana prasarana maupun dukungan anggaran,” pungkas T. Banta
Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, Safwandi, menyampaikan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan PORA Aceh Jaya.
“Kami optimistis Aceh Jaya mampu menjadi tuan rumah yang baik. Dukungan dari Pemerintah Aceh sangat kami harapkan, khususnya dalam hal penganggaran, agar seluruh persiapan dapat berjalan sesuai target dan PORA 2026 dapat terlaksana dengan sukses,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dari sisi kesiapan daerah, sejumlah venue pertandingan telah rampung dibangun.
Bahkan stadion utama yang direncanakan sebagai lokasi pembukaan PORA saat ini telah mencapai progres pembangunan sekitar 55 persen.
Namun demikian, masih dibutuhkan anggaran lanjutan untuk penyempurnaan stadion tersebut.
Melalui pertemuan ini, Ianya berharap kejelasan dan kepastian pelaksanaan PORA Aceh Jaya.
Selain itu memperkuat koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya demi kesuksesan ajang olahraga terbesar di provinsi tersebut. (*)





