Marak Pencurian di Kota Jantho, Warga Resah dan Minta Patroli Ditingkatkan

Aceh Besar – Aksi pencurian yang terjadi dalam sepekan terakhir membuat masyarakat di kawasan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, merasa resah. Sedikitnya delapan rumah warga di Gampong Jantho Makmur dan Bukit Meusara dilaporkan menjadi sasaran pencurian, Senin, (18/05/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, lima rumah yang dibobol berada di Gampong Jantho Makmur, sementara tiga rumah lainnya berada di kawasan Bukit Meusara. Sejumlah rumah yang menjadi sasaran pencurian di Jantho Makmur di antaranya milik Camat Seulimeum, Kepala KUA Seulimeum, serta warga bernama Arma, Laila, dan Fauzi.

Bacaan Lainnya

Pelaku diduga beraksi saat rumah dalam keadaan sepi. Sejumlah barang berharga milik korban berhasil digondol maling. Dari tiga rumah yang telah didata kerugiannya, pelaku membawa kabur emas sebanyak 10 mayam, tiga unit jam tangan bermerek, kipas angin, serta tabung gas berisi. Total kerugian sementara ditaksir mencapai Rp89,5 juta.

Warga menduga pelaku telah lebih dahulu mengincar rumah-rumah tertentu sebelum melancarkan aksinya. Salah seorang warga, Muhajir, mengatakan kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwajib agar segera ditindaklanjuti.

“Kami berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli malam dan segera mengungkap pelaku pencurian ini karena masyarakat sudah sangat resah,” kata Muhajir.

Sementara itu, Keuchik Jantho Makmur, H Sabri, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya aksi pencurian di wilayah tersebut.

“Kami meminta warga agar lebih waspada dan memperhatikan keamanan rumah masing-masing, terutama pada malam hari,” ujar H Sabri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda malam guna mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas serupa di lingkungan permukiman.

“Kami berharap masyarakat saling peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Jika ada orang yang mencurigakan segera dilaporkan,” imbuhnya.

Hingga kini, warga masih khawatir aksi pencurian kembali terjadi. Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan meningkatkan pengamanan di kawasan Kota Jantho.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *