Parenting Day, SMAN 12 Banda Aceh Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah Bangun Karakter Siswa

BANDA ACEH – SMA Negeri 12 Banda Aceh memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua melalui kegiatan Parenting Day bertema “Satu Visi, Satu Aksi” di Aula Tekkomdik, Banda Aceh, dengan menghadirkan konsultan dan praktisi pendidikan Rahman Hakim sebagai narasumber untuk membahas penguatan disiplin, karakter, dan prestasi peserta didik, Sabtu, (15/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara pihak sekolah dan orang tua dalam membangun kesamaan cara pandang terkait pendampingan anak, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika perkembangan peserta didik usia remaja.

Bacaan Lainnya

Kepala SMA Negeri 12 Banda Aceh, Nurrizayani, S.Pd., M.Pd., menghadirkan Rahman Hakim, C.Ht., C.PHT., sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Para orang tua dan wali peserta didik turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga sesi parenting.

Sebelum memasuki materi utama, kegiatan diawali dengan ice breaking, pertanyaan pemantik, serta brain gym yang dipandu Komunitas Ruang Gerak. Rangkaian tersebut dirancang untuk membangun kesiapan dan keterlibatan orang tua sebelum mengikuti sesi motivasi dan pendampingan anak usia remaja.

Dalam pemaparannya, Rahman Hakim mengajak para orang tua memahami perkembangan psikologis dan dinamika kehidupan remaja. Ia juga memperkenalkan Model 4K sebagai salah satu pendekatan dalam membangun pola pendampingan anak, yakni Kesepakatan, Konsistensi, Komunikasi, dan Konsekuensi.

Menurut pendekatan tersebut, kesepakatan menjadi fondasi dalam membangun aturan dan nilai bersama antara orang tua dan anak. Konsistensi diperlukan agar pesan pendidikan yang diterima anak di rumah maupun sekolah tetap selaras.

Sementara komunikasi menjadi ruang bagi orang tua, anak, dan sekolah untuk membangun dialog secara terbuka. Adapun konsekuensi diarahkan agar anak memahami pilihan, tanggung jawab, serta belajar dari keputusan yang dibuat.

Kepala SMA Negeri 12 Banda Aceh, Nurrizayani, menegaskan bahwa pendidikan peserta didik tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada sekolah. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter anak.

“Sekolah tidak dapat berjalan sendiri. Pendidikan anak membutuhkan sinergi antara guru, orang tua, dan seluruh lingkungan pendidikan. Dengan satu visi dan satu aksi, kita berharap anak-anak SMA Negeri 12 Banda Aceh dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, dan berprestasi,” ujarnya.

Selain kegiatan parenting, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan pemilihan pengurus Komite Sekolah. Pemilihan itu menjadi bagian dari upaya memperluas keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam mendukung program serta peningkatan mutu layanan pendidikan di SMA Negeri 12 Banda Aceh.

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap komunikasi antara orang tua dan sekolah semakin terbuka sehingga pendampingan terhadap peserta didik dapat dilakukan secara lebih selaras.

Semangat “Satu Visi, Satu Aksi” pun diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan Parenting Day, tetapi menjadi komitmen bersama sekolah dan keluarga dalam membentuk peserta didik yang memiliki karakter, disiplin, tanggung jawab, serta mampu meraih prestasi dan menghadapi tantangan masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *