Maulid Nabi di Keude Panga Semarak dengan Tradisi Zikir Aceh

ACEH JAYA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Gampong Keude Panga, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, berlangsung meriah dan khidmat dengan menampilkan tradisi zikir Aceh sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Perayaan yang dipusatkan di Mesjid Sultan H. Hasanol Bolkiah tersebut turut diikuti masyarakat dan tamu undangan, Kamis, (27/08/2026).

Suasana perayaan Maulid mulai terasa sejak pagi. Masyarakat Gampong Keude Panga bersama para tamu undangan antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Bacaan Lainnya

Salah satu rangkaian yang menjadi perhatian adalah penampilan zikir Aceh. Sejumlah grup dari berbagai kalangan turut ambil bagian dan menampilkan tradisi zikir yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat di wilayah Barat-Selatan Aceh.

Zikir yang ditampilkan memiliki dua corak. Kelompok orang tua membawakan zikir dengan posisi duduk dan gerakan yang lebih tenang, sementara kelompok anak-anak dan remaja tampil dengan gerakan yang lebih dinamis.

Selain zikir Aceh, peringatan Maulid juga diisi dengan pembacaan berzanji dan doa bersama di dalam mesjid. Rangkaian tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dengan melibatkan masyarakat serta para tamu undangan.

Pengurus Mesjid Sultan H. Hasanol Bolkiah, Tengku Azhar, mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan tradisi yang setiap tahun dilaksanakan oleh masyarakat Gampong Keude Panga.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam menyambut Maulid Nabi sangat tinggi karena kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berkumpul dan mempererat silaturahmi.

“Perayaan Maulid di Gampong Keude Panga ini setiap tahun kami laksanakan. Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa, karena bagi masyarakat Aceh, kalau sudah menyangkut perayaan Maulid Nabi, masyarakat sangat semangat untuk merayakannya,” ujar Tengku Azhar.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan pembacaan berzanji bersama masyarakat serta para tamu undangan.

“Selain zikir Aceh, kami juga melaksanakan doa bersama dan pembacaan berzanji bersama para tamu undangan di dalam mesjid. Insyaallah pada malam Sabtu nanti, kami juga akan menggelar ceramah agama yang akan disampaikan oleh Tengku RK, seorang penceramah dari luar Aceh Jaya,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi di Gampong Keude Panga menjadi salah satu bentuk masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Tradisi zikir Aceh yang melibatkan berbagai kelompok usia juga menunjukkan bahwa warisan budaya tersebut masih mendapat tempat di tengah masyarakat. Keterlibatan anak-anak, remaja hingga orang tua menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.

Melalui perayaan Maulid, masyarakat tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, tetapi juga mempererat persaudaraan dan mempertahankan nilai-nilai keagamaan serta budaya Aceh yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Pos terkait