Aceh Besar – Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) resmi mengesahkan hasil Konferensi Cabang (Konfercab) XV HMI Cabang Aceh Besar yang menetapkan Muhsin sebagai Ketua Umum/Formatur HMI Cabang Aceh Besar periode 2026–2027. Pengesahan tersebut dilakukan melalui Rapat Harian PB HMI di Jakarta setelah menerima berkas hasil Konfercab XV, Sabtu, (27/06/2026).
Muhsin yang merupakan kader HMI Komisariat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Serambi Mekkah (USM) terpilih secara aklamasi dalam sidang pleno Konfercab XV sebagai calon tunggal yang memperoleh dukungan penuh dari peserta forum.
Konfercab XV HMI Cabang Aceh Besar sebelumnya digelar pada Kamis, 11 Juni 2026, di Aula Serbaguna Universitas Serambi Mekkah. Forum tersebut dihadiri Ketua Umum BADKO HMI Aceh, Presidium MD KAHMI Aceh Besar, jajaran Pengurus HMI Cabang Aceh Besar, serta ketua dan perwakilan dari 12 komisariat di bawah naungan HMI Cabang Aceh Besar.
Konfercab secara resmi dibuka oleh Ketua Umum BADKO HMI Aceh, Reza Henda Putra. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Konfercab merupakan forum tertinggi di tingkat cabang yang harus menjadi ruang konsolidasi organisasi, penguatan kualitas kader, serta regenerasi kepemimpinan yang demokratis dan bermartabat.
“Konfercab bukan sekadar memilih ketua umum, tetapi momentum untuk merumuskan arah gerak organisasi agar semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman. Saya berharap kepengurusan yang lahir dari forum ini mampu menjaga marwah HMI, memperkuat kaderisasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Reza.
Setelah melalui seluruh tahapan persidangan, forum secara bulat menetapkan Muhsin sebagai Ketua Umum/Formatur HMI Cabang Aceh Besar melalui mekanisme aklamasi.
Selain menetapkan ketua umum, forum juga menetapkan Irfandi, kader HMI Komisariat Fakultas Hukum Universitas Abulyatama (UNAYA), sebagai Mide Formatur yang diproyeksikan menjabat Sekretaris Umum HMI Cabang Aceh Besar pada kepengurusan mendatang.
Usai ditetapkan sebagai formatur, Muhsin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan seluruh kader HMI Cabang Aceh Besar.
“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh kader HMI Cabang Aceh Besar. Ke depan kita akan membangun organisasi yang lebih progresif, memperkuat kaderisasi, menjaga independensi HMI, serta menghadirkan gerakan intelektual yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan umat, mahasiswa, dan daerah,” ungkap Muhsin.
Sebagai tindak lanjut hasil Konfercab XV, pada Jumat, 26 Juni 2026, berkas hasil konferensi diterima dan disahkan dalam Rapat Harian PB HMI di Jakarta. Dengan pengesahan tersebut, seluruh proses Konfercab XV HMI Cabang Aceh Besar secara administratif dinyatakan selesai dan menjadi dasar pembentukan kepengurusan baru periode 2026–2027.
Kepengurusan yang akan dibentuk diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat kaderisasi, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta menjaga eksistensi HMI sebagai organisasi kader, organisasi perjuangan, dan organisasi intelektual yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

