Banda Aceh – SDIT dan SMPIT Quantum School kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter serta jiwa kewirausahaan peserta didik melalui kegiatan Moslem Sociopreneur Day yang mengusung tema “Providing Halal Food & Creative Products for Social Response” dengan tiga nilai utama, yakni Halalan Thayyiban, Empathy, dan Charity, Kamis (05/02/2026).
Moslem Sociopreneur Day merupakan salah satu program unggulan Quantum School yang dirancang sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam. Dalam kegiatan ini, para siswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas, mulai dari berjualan produk halal, live cooking, live crafting, hingga menampilkan drama kolosal dan live performance.
Beragam makanan modern dan tradisional disajikan dalam konsep halal food, serta produk kreatif hasil karya siswa seperti gelang dan gantungan kunci turut dipamerkan dan dipasarkan dalam kegiatan tersebut.
Untuk menanamkan literasi keuangan sejak dini, mekanisme transaksi dirancang secara khusus. Sebelum melakukan pembelian, siswa menukarkan uang tunai di money changer yang telah disediakan. Selanjutnya, transaksi dilakukan di masing-masing booth yang dikelola oleh siswa. Seluruh hasil penjualan kemudian dikumpulkan secara terpusat, disetorkan ke bank, dan disalurkan melalui Baitul Mal sebagai bagian dari program donasi Moslem Sociopreneur Day.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SDIT dan SMPIT Quantum School dengan dukungan penuh dari para guru serta orang tua. Acara tersebut juga dihadiri Kepala Bidang SD, Kepala Bidang SMP, Pengawas SMP, Founder Quantum School, para kepala sekolah, serta jajaran pengurus Cikal Khalifah Bangsa.
Moslem Sociopreneur Day berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (4–5 Februari), dan sukses diselenggarakan di lingkungan Quantum School dengan konsep market day yang edukatif, inovatif, serta bernilai sosial tinggi.
Kepala Bidang Pembinaan SMP, Syarifah Nargis, S.Ag., M.Pd, dalam arahannya menyampaikan bahwa menjadi seorang pebisnis harus memiliki semangat jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi sebagai bukti nyata empati terhadap sesama.
“Menjadi seorang pebisnis harus memiliki semangat jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi sebagai bukti nyata empati terhadap sesama,” ujarnya.
Tak hanya berorientasi pada pengembangan keterampilan bisnis, kegiatan ini juga menekankan kepedulian sosial. Melalui program donasi Muquba, seluruh hasil pendapatan Moslem Sociopreneur Day selama dua hari didonasikan untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir bandang.
SDIT dan SMPIT Quantum School bekerja sama dengan Ruang Gerak Aceh dalam penyaluran hasil kegiatan tersebut yang akan disalurkan melalui program Donation For Charity batch 2, setelah sebelumnya bantuan disalurkan ke daerah Panton Labu, Sampoiniet, Lapang, dan Kembang Tanjong.
Melalui kegiatan ini, Quantum School berharap dapat membentuk karakter Muslim Sociopreneur pada diri siswa, yakni pribadi yang kreatif, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki empati dan kepedulian sosial yang tinggi. Moslem Sociopreneur Day menjadi wujud nyata pembelajaran bermakna dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial masyarakat.

