Dari Trauma ke Mimpi: Ruang Gerak Pulihkan Semangat Anak Pascabencana di Aceh Tengah

Aceh Tengah – Komunitas Ruang Gerak (RG) kembali melanjutkan ikhtiar kemanusiaannya dengan menggelar kegiatan psikososial bagi anak-anak di Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, sebagai upaya membangun kembali semangat dan harapan pascabencana, Kamis (19/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program lanjutan MUQUBA Project yang sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Utara pada penyaluran tahap pertama (Desember 2025) dan tahap kedua (Februari 2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Ruang Gerak hadir sebagai ruang tumbuh yang menghadirkan kehangatan, keceriaan, dan harapan baru bagi anak-anak yang sedang berada dalam masa pemulihan pascabencana. Melalui pendekatan psikososial, anak-anak diajak untuk kembali menemukan rasa aman serta membangun mimpi dan optimisme terhadap masa depan.

Berbagai aktivitas dirancang secara edukatif dan menyenangkan, mulai dari permainan interaktif, sesi belajar kreatif, eksplorasi rasa syukur, hingga ruang ekspresi diri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga bagian dari proses pemulihan batin, penguatan karakter, serta pembentukan ketahanan emosional anak.

CEO Ruang Gerak, Yupi Arrizki, menyampaikan bahwa kegiatan psikososial menjadi bagian penting dalam proses pemulihan anak-anak pascabencana.

“Anak-anak memiliki daya pulih yang luar biasa. Ketika mereka diberikan ruang bertumbuh yang tepat, mereka mampu bangkit, merajut mimpi, dan melangkah dengan penuh harapan,” ujarnya.

Antusiasme terlihat dari anak-anak di Desa Kalasegi, Kecamatan Bintang, yang menyambut hangat kehadiran tim Ruang Gerak. Bahkan, mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

“Kak, kami senang kakak datang ke sini, nanti datang lagi ya kak,” ucap salah satu anak dengan penuh harap saat tim hendak berpamitan.

Ruang Gerak meyakini bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan kondisi psikologis. Oleh karena itu, pendekatan psikososial dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga harapan, keberanian, dan semangat anak-anak untuk melanjutkan kehidupan.

Keberhasilan MUQUBA Project juga tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan mitra distribusi IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern) yang turut berperan aktif dalam proses pelaksanaan kegiatan.

Ke depan, Ruang Gerak berencana menginisiasi program lanjutan bertajuk “Caravan School”, yang akan menjadi ruang belajar dan pengembangan diri bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana, khususnya di daerah yang mengalami banjir di Aceh.

Melalui pendekatan kolaboratif dan humanis, Komunitas Ruang Gerak terus menegaskan komitmennya untuk hadir membersamai masyarakat, terutama anak-anak, dalam setiap fase pemulihan.

Bagi Ruang Gerak, setiap tawa yang kembali terdengar dan setiap mimpi yang kembali terucap menjadi tanda bahwa harapan akan selalu menemukan jalannya menuju masa

Pos terkait