Wanita Asal Banda Aceh Ditemukan Meninggal Mengapung di Krueng Aceh

Aceh Besar – Seorang perempuan berinisial NA (29), warga Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran Krueng Aceh, tepatnya di wilayah Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Korban pertama kali ditemukan warga dalam posisi telungkup sebelum dievakuasi ke daratan. Rabu, (15 Juli 2026).

Korban pertama kali ditemukan oleh tiga warga, yakni Mukhsana Ramadhan (36), Syahrul Ramadhan (31), dan Atailah (55), yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Ingin Jaya AKP Fazilullah mengatakan, jasad korban berhasil dievakuasi ke darat oleh warga bersama suami korban, Mukhlis (48).

“Jasad korban berhasil diangkat ke daratan oleh warga sekitar, termasuk suaminya,” ujar AKP Fazilullah.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban diketahui baru beberapa hari keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan pascamelahirkan. Selain itu, korban juga sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh karena mengalami stres setelah melahirkan.

Menurut keterangan keluarga, pada pagi hari korban diduga keluar rumah melalui jendela saat suaminya tidak mengetahui keberadaannya. Di dalam rumah, korban meninggalkan seorang bayi yang masih berusia sekitar tujuh bulan.

Setelah menerima informasi dari adik korban mengenai hilangnya korban, sang suami berupaya melakukan pencarian. Sekitar pukul 11.30 WIB, ia memperoleh kabar adanya penemuan mayat di Krueng Aceh dan langsung menuju lokasi. Dari tanda bekas infus di tangan kanan, suami memastikan bahwa jasad tersebut adalah istrinya.

Petugas Satreskrim Polresta Banda Aceh kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh menggunakan ambulans Gampong Pango.

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan visum et repertum dan telah membuat surat pernyataan penolakan. Polisi pun menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *