Aceh Jaya – Bunda PAUD Aceh Jaya, Ny. Desi Maulidar Safwandi, menegaskan bahwa setiap satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Aceh Jaya wajib memiliki operator tetap guna menunjang kelancaran dan ketertiban administrasi sekolah.
Penegasan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke TK Negeri Ban Timoh, Gampong Sabet, Kecamatan Jaya, Rabu (11/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Desi turut didampingi Ny. Eva Julita Muslem D. beserta rombongan.
Ia melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi sekolah serta tata kelola administrasi yang berjalan di satuan PAUD tersebut.
Ny. Desi mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil kunjungan ke sejumlah PAUD, hampir seluruhnya menghadapi persoalan yang sama, yakni belum memiliki operator tetap yang secara khusus menangani administrasi sekolah.
“Selama kunjungan kami, hampir semua PAUD memiliki permasalahan yang sama, yaitu tidak adanya operator tetap yang mengurus administrasi kantor. Seluruh administrasi justru dibuat oleh pihak lain,” ujar Ny. Desi Maulidar Safwandi.
Menurutnya, keberadaan operator memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tertib administrasi sekolah, mulai dari penginputan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), penyusunan laporan kegiatan, hingga pemenuhan berbagai persyaratan program pemerintah.
Ia menilai, tanpa operator tetap, pengelolaan administrasi tidak akan berjalan optimal dan berpotensi menghambat akses PAUD terhadap berbagai bantuan serta program peningkatan mutu pendidikan dari pemerintah.
Untuk itu, ia menegaskan bahwa ke depan setiap PAUD wajib memiliki operator masing-masing. Kebutuhan tersebut, lanjutnya, dapat didukung melalui alokasi Dana Desa yang memungkinkan pembiayaan untuk tenaga operator.
“Operator untuk sekolah PAUD ke depan wajib harus ada, karena operator sudah ada dananya dari Dana Desa. Bahkan desa juga harus membentuk kader baru melalui program satu desa satu sarjana dengan sarjana PAUD,” tegasnya.
Bunda PAUD Aceh Jaya berharap pemerintah gampong dapat memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan tenaga operator di setiap PAUD.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Aceh Jaya.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan monitoring rutin yang dilakukan Bunda PAUD Aceh Jaya untuk memastikan setiap satuan PAUD berjalan sesuai standar serta mampu memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi anak-anak di Kabupaten Aceh Jaya. (*)

