Quantum School Banda Aceh Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah melalui Parent Sharing

Banda Aceh – SDIT Quantum School Banda Aceh memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga melalui kegiatan Parents Meeting & Smart Parenting Grade IV, V & VI dengan mengusung tema Parents of Problem Solver: Orang Tua sebagai Arsitek Nilai-Nilai (Values) Kebaikan Generasi Peradaban Mulia, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi interaktif melalui konsep Parent Sharing atau diskusi bertumbuh, dengan melibatkan orang tua dari berbagai latar belakang profesi. Forum ini dirancang sebagai wadah pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan sudut pandang antara orang tua maupun pihak sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan dan perubahan sosial.

Bacaan Lainnya

Berbeda dengan kegiatan Parents Meeting & Smart Parenting untuk Grade I, II, dan III sebelumnya, kegiatan bagi Grade IV, V, dan VI kali ini dikemas dalam bentuk forum diskusi dengan pemetaan latar belakang profesi orang tua. Keberagaman tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam membangun dialog, karena setiap peserta membawa pengalaman dan cara pandang yang berbeda dalam memahami persoalan.

Melalui konsep Problem Solver, para orang tua diajak terlibat langsung dalam proses berpikir, berdiskusi, melihat berbagai kemungkinan, bekerja sama, mengambil keputusan, hingga bertanggung jawab terhadap solusi yang dipilih.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi bahan refleksi bagi orang tua dalam mendampingi anak di rumah. Dalam proses tumbuh kembangnya, anak akan menghadapi berbagai persoalan yang tidak selalu dapat diselesaikan dengan pemberian jawaban secara langsung. Anak perlu diberikan ruang untuk berpikir, mencoba, melakukan kesalahan, memperbaiki diri, dan menemukan solusi dengan pendampingan yang tepat.

Founder Quantum School, Ayah Rahman Hakim, C. Ht., C. MLP., menekankan bahwa orang tua dan guru merupakan pembelajar sepanjang hayat yang perlu terus belajar, memperbaiki diri, serta mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi berikutnya.

“Jadilah sebab dari perubahan, bukan hanya cerita tentang perubahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDIT Quantum School, Ms. Riani Hilal Ukhra, S. Pd. I., M. Pd., menyampaikan bahwa proses pendidikan perlu berjalan selaras dengan fitrah kecerdasan anak. Menurutnya, pendidikan juga perlu menyiapkan hati, akal, kebiasaan, dan integritas agar anak mampu mengendalikan diri serta bijak menghadapi perubahan zaman.

Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter anak secara utuh, baik dalam lingkungan keluarga maupun sekolah.

Kolaborasi antara sekolah dan orang tua semakin penting pada fase Grade IV, V, dan VI, ketika anak mulai mengalami perkembangan dalam kemampuan berpikir, kemandirian, serta menghadapi tantangan sosial dan akademik yang semakin kompleks.

Melalui Parents Meeting & Smart Parenting tersebut, Quantum School dan orang tua berupaya menyamakan langkah dalam membangun pola pengasuhan yang lebih adaptif. Kolaborasi tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemampuan anak menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan nyata.

Sebagai penutup, Ayah Rahman Hakim kembali menegaskan pentingnya kualitas proses dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Ketika proses kita baik, insyaallah hasil dan project yang kita jalankan pun akan menjadi baik. Karena Allah akan memudahkan setiap langkah yang dibangun dengan niat, usaha, dan proses yang baik,” pungkasnya.

Pos terkait